Bertransaksi dengan Internet Banking

by - September 28, 2021

Di era sekarang banyak masyarakat yang sudah mengenal teknologi hampir semua orang menggunakan smartphone untuk komunikasi, berbisnis, atau bekerja. Hanya saja, banyak juga masyarakat yang masih sering mondar-mandir ke bank atau ke ATM untuk keperluan bank. Misalnya transfer uang, cek saldo dan Tarik tunai.
Saat ini kamu tidak perlu repot-repot transaksi ke bank secara manual seperti mencari mesin ATM atau ke kantor bank terdekat guna melakukan transaksi perbankan.

Cukup akses melalu smartphone kamu bisa melakukan transaksi keuangan secara online. Jadi, lebih hemat waktu dan tenaga juga.

Internet Banking

Apa itu Internet Banking?

Internet Banking adalah sebuah layanan online yang dari perbankan dioperasikan menggunakan teknologi internet dengan tujuan mempermudah nasabahnya melakukan semua transaksi perbankan seperti transfer uang, cek saldo, atau membayar tagihan kartu kredit, listrik, dan air.

Cara Mendaftar Internet Banking

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menggunakan layanan ini adalah mengaktifkan internet banking. Caranya, daftarkan diri langsung ke kantor bank terkait atau bisa juga daftar via mesin ATM.
Sebagai contoh saya menggunakan bank BRI

Daftar Internet Banking BRI untuk Pemula melalui Mesin ATM:

• Masukkan kartu debit di mesin ATM lalu input pin.
• Buka menu pilihan internet banking (klik menu daftar e-banking/autodebet, lalu klik Internet Banking)
• Ketik PIN BRI (enam digit sesuai keinginan), dan ketik ulang PIN pilihan Anda
• Tunggu proses sebentar dan ambil struk bukti daftar internet banking. Nah di struk tersebut tercetak userID untuk login internet banking BRI.

Tips Aman Bertransaksi dengan Internet Banking

1.Jaga data pribadi e-banking dengan baik. Jangan berikan informasi UserID dan password kepada siapapun. Hindari juga memberikan informasi pribadi yang bersifat rahasia seperti PIN, nomor token, dll via telepon atau email.

2.Ketik URL internet banking dengan benar. Pastikan situs bank yang dikunjungi adalah situs resmi bukan abal-abal. Cek URL  bank yang ada di bagian atas halaman mesin browser, pastikan ada tanda gembok sebelum nama website bank.

3.Hindari membuat password internet banking (e-banking) yang mudah ditebak. Usahakan untuk membuat password dengan berbagai kombinasi yang susah ditebak. Hindari menggunaan nama, tanggal lahir, nomor telepon, nomor registrasi kendaraan dan sebagainya untuk membuat password. Jangan lupa juga ya untuk diupdate secara berkala, setidaknya ganti PIN / password setahun 2-3 kali.

4.Pasangi smartphone dan laptop Anda dengan password. Hal ini penting untuk melindungi data-data Anda yang ada didalamnya dari kejahatan pihak yang tidak bertanggungjawab.

5.Pantau akun Anda untuk antisipasi jika ada perubahan aktivitas e-banking yang mencurigakan. Jika tiba-tiba Anda menemukan transaksi yang tidak sah, segeralah menginformasikan kepada pihak bank.

Transaksi e-banking Jadi Aman

Setelah memahami fitur e-banking dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya kamu bisa lebih aman dan nyaman dalam melakukan transaksi e-banking. Semoga bermanfaat!




You May Also Like

0 Comments