Pengalaman Mengikuti KKN Tematik Kewirausahaan

by - Juli 08, 2021

Hai Everyone! Saya Akan menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan (TKWU) Politeknik Negeri Semarang dalam rangka mengikuti kegiatan #ContentforChange Bootcamp. KKN Tematik Kewirausahaan merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini dilaksanakan secara online karena adanya virus corona yang tidak bisa dilaksanakan secara langsung di lapangan, yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai pembimbing yang berfokus pada tema kewirausahaan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni 29 s.d 30 Mei 2021, secara daring, yang diikuti oleh 200 peserta, dari sejumlah 500 mahasiswa yang mendaftar program ini yang dinyatakan lolos seleksi sejumlah 200 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang dari berbagai jurusan. Sangat luar biasa sekali antusias mahasiswa Polines dalam mengikuti kegiatan ini dengan semangat yang tinggi, tidak hanya dari mahasiswa tingkat akhir aja tetapi juga dari mahasiswa semester 2 juga banyak yang ikut program ini. Meskipun saya masih menempuh semester 4 tidak ada salahnya saya mengikuti pelatihan KKN Tematik Kewirausahaan untuk menambah pengalaman dan ilmu tentunya. KKN Tematik merupakan KKN dengan tema khusus seperti yang sudah dijalankan yaitu KKN Kewirausahaan ini.

KKN Tematik

Dalam pelaksanaanya kegiatan ini mengedepankan kolaborasi dengan mitra strategis salah satunya Mitra Kunci. Selain mahasiswa, program KKN Tematik Kewirausahaan juga mengikutsertakan dosen untuk mengaplikasikan berbagai riset yang sudah dihasilkan. Riset ini diharapkan dapat menghidupkan beragam potensi usaha yang ada di setiap desa lokasi KKN, sehingga tujuan akhirnya program KKN Tematik ini bisa memiliki manfaat bagi masyarakat.

Saya adalah peserta dari Program KKN Tematik Kewirausahaan Politeknik Negeri Semarang. Beberapa minggu sebelum program ini dimulai ada surat edaran dari kampus terkait pengumuman lolos tidaknya kegiatan KKN Tematik. Kemudian, saya diberitahu oleh Ibu Kaprodi bawah saya lolos dan berhak mengikuti Kegiatan KKN Tematik tersebut.  Perasaan yang saya rasakan ketika mendengar pengumumannya sengat senang dan dari teman kelas kuliah saya tidak ada yang mendaftar program KKN Tematik Kewirausahaan hanya saya yang mendaftar dan dinyatakan lolos. Sebelum kegiatannya dimulai H-1 Acara saya dihubungi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu bapak Arif Nursyahid, beliau memberitahu saya terkait pembagian kelompok. Akhirnya, saya masuk di Kelompok 12 yang anggotanya terdiri dari 5 orang. Tujuan dibentuknya kelompok untuk memudahakan peserta dalam koordinasi dengan DPL pada saat kegiatan berlangsung dan bisa menambah teman baru. Pada saat kegiatan berlangsung teman sekelompok berdiskusi tentang materi yang dijelaskan oleh pemateri, dengan kegiatan berdiskusi kelompok dapat meningkatkan keaktifan peserta dalam acara berlangsung dan jika ada yang belum paham terkait materi ditanyakan oleh pemateri. Pematrinya sangat frendly kepada semua peserta, beliau menjelaskan dengan sangat sabar.
 
Pelakasaan hari pertama kegiatan ini pada hari Sabtu, (29/5)  acara dimulai pukul 08.00 pagi. Di awal acara ada sambutan-sambutan dari Direktur Polines dan Mitra Kunci. Setelah itu, peserta diberikan materi-materi terkait Modul Kewirausahaan oleh Ibu Lensi Mursida. Beliau menjelaskannya setiap materi yang dipaparkan sangat menyenangkan dan mudah dipahami. Pelaksanaan KKN Tematik Kewirausahaan terbilang sangat istimewa meskipun dilaksanakan secara virtual tidak menghalangi mahasiswa Politeknik Negeri Semarang untuk produktif di masa pandemi. Program ini menggunakan modul kewirausahaan yang sudah teruji dari USAID Mitra Kunci, meliputi pemetaan potensi desa, pemberian pembelajaran terkait model bisnis dan keuangan, hingga monitoring dan evaluasi. Ada beberapa capaian yang bisa didapatkan sekaligus dari program ini. Bagaimana aspek kewirausahaan sosial bisa diimplentasikan di masyarakat, mahasiswa juga akan mendapatkan penguatan kepribadian Pancasila, kreativitas, meningkatkan empati, hingga membangun kemandirian. Karena berbasis kewirausahaan kegiatan ini berfokus pada pengembangan usaha desa. Mahasiswa dan dosen Bersama-sama mengembangkan model kewirausahaan efektif untuk memasarkan setiap potensi yang ada di desa. Pada hari pertama berakhir pukul 04.00 sore hari dan akan dilanjutkan keesokan harinya dijam yang sama.
Dokumentasi Kegiatan Acara
Selain untuk membekali mahasiswa dengan modul KKN Tematik Kewirausahaan dan keterampilan non teknis, praktek langsung dengan menggunakan media kanvas, menggunakan aplikasi mural . Materi ini bersumber dari kegiatan ToT KKN Tematik Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh USAID Mitra Kunci Initiative, yang telah disesuaikan dan dikembangkan oleh dosen-dosen yang mengikuti ToT baik sebagai Fasilitator maupun Co-Fasilitator. Canvas merupakan rancangan abstrak berupa lukisan yang disajikan dalam bentuk visual yang sederhana, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. Menggunakan canvas untuk KKN Tematik artinya menggunakan gambar-gambar sederhana untuk tujuan menggambarkan, menganalisis, merencanakan, dan menggambarkan usaha yang ada di desa yang akan atau yang sedang dijalankan.
Dokumentasi Penjelasan Materi
 
Dokumentasi Mempraktikan materi

Kegiatan KKN Tematik Kewirausahaan merupakan media mempraktikan ilmu yang didapat dari perkuliahan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu perubahan desa dan memaksimalkan potensi warganya yang sudah ataupun memiliki potensi usaha untuk lebih terbuka lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga nantinya akan tumbuh para wirausaha di desa yang membuat desa itu semakin maju dan berkembang sesuai juga dengan harapan pemerintah.  Tujuan dilaksanakan kegiatan ini mahasiswa akan memiliki kegiatan di luar kampus, seperti tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu melakukan pengabdian di desa dan membangun desa selama 6-12 bulan Bersama aparatur desa, koperasi atau organisasi lainnya dengan meerapkan ilmu yang telah didapatkan dalam pleatihan KKN Tematik, sehingga dapat menciptakan mahasiswa yang memahami permasalahan di lapangan, menjadi manusia produktif, dan memiliki jiwa sosial tinggi.
 
Dengan mengikuti program KKN Tematik Kewirausahaan ini bisa menciptakan Pemuda di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan perekonomian negara serta membantu masyarakat keluar dari angka kemiskinan. Program KKN Tematik Kewirausahaan Politeknik Negeri Semarang  dipandang sebagai perwujudan untuk memeberikan keleluasaan mahasiswa untuk menjalani proses pembelajaran di luar kampus sebagai bekal setelah lulus kuliah untuk menjadi wirausaha yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan.Senang rasanya bisa mengikuti program ini banyak ilmu yang bisa saya dapatkan dan mendapatkan teman baru, semoga program ini dengan USAID Mitra Kunci bisa terus dilaksanakan dan mahasiswa yang  berpartisipasi juga semakin bertambah.
 
 



You May Also Like

0 Comments